Agensi Rumah Tangga: Film Kocak yang Ringan
Pengalaman menonton film Agensi Rumah Tangga
FILM
J. MutiaF
9/25/20263 min read


Menurut saya buat para pemirsa yang lagi ingin menonton film yang tidak berat sama sekali dan hanya ingin ketawa-ketawa aja, film Agensi Rumah Tangga menjadi film yang saya rekomendasikan untuk ditonton sih. Dari awal sampai akhir pasti ketawa :D
Informasi Film: Agensi Rumah Tangga
Sutradara: Naya Anindita
Penulis Skenario: Upi Avianto & Ayu Anggraini Putri
Diadaptasi dari: Novel bestseller "Agensi Rumah Tangga" karya Almira Bastari
Rumah Produksi: Starvision, Legacy Pictures, Vortera Studios, & Navvaros
Pemeran Utama: Enzy Storia, Afgansyah Reza, Fita Anggriani, Ardit Erwandha, Yunita Siregar, Unique Priscilla
Pemeran ART & Komika: Ummi Quary, Musdalifah Basri, Neneng Wulandari, Dea Panendra, Boah Sartika, Nury Zhafira, Priska Baru Segu, Mega Salsabila, Tike Priatnakusumah, dan kawan-kawan.
Sinopsis
Katia yang jadi Korban PHK
Adalah seorang perempuan umur produktif bernama Katia yang karirnya cukup oke di sebuah perusahaan rintisan. Di film ini secara implisit Katia itu digambarkan sebagai karyawan yang sudah cukup senior. Tapi keadaan dunia dan negara saat ini memang bikin ekonomi sedang tidak baik-baik saja. Itu juga berdampak ke perusahaan tempat Katia bekerja. Perusahaan Katia sudah mulai melakukan PHK ke karyawan sebagai langkah efisiensi. Hingga suatu hari giliran Katia lah yang akhirnya kena cut juga.
Waktu ditarik cepat hingga sampailah ke bulan kesekian Katia resmi menganggur. Ibunya yang PNS jadi sangat risih melihat Katia yang tanpa pekerjaan selama berbulan-bulan, bangunnya selalu siang pula. Ibunya mendorong Katia supaya daftar PNS saja daripada mencoba kerja jadi karyawan swasta lagi yang risikonya juga nanti kena PHK. Si Katia memang tidak berminat untuk jadi PNS. Dia merasa pekerjan itu tidak sesuai dengan jalurnya yang menyukai tantangan. Tapi, seperti anak kebanyakan, Katia akhirnya menurut saja pada ibunya untuk ikut daftar PNS sebagai caranya untuk menyenangkan hati sang ibu.
Titik Balik di Terminal Bus
Kebetulan saat itu ibu Katia sudah mau dekat dengan waktu pensiunnya. Karena sudah mau pensiun, ibu Katia jadi khawatir tidak bisa bayar gaji pembantu lagi. Ibu Katia akhirnya memutuskan untuk berhenti mempekerjakan bi Minah, asisten rumah tangga di rumah mereka yang sudah bekerja sedari Katia kecil. Katia keberatan, tapi mengerti juga keadaan ibunya. Untuk menghormati bi Minah Katia ikut mengantarkan asistennya itu ke terminal bus saat hendak pulang kampung. Saat mengantarkan bi Minah, di terminal mereka bertemu dengan kenalan bi Minah yang satu kampung bernama Siti. Si Siti juga hendak pulang kampung dan curhat bahwa alasannya pulang adalah karena habis ditipu oleh agensi pembantu tempatnya bernanung sebelumnya. Mendengar curhatan si Siti, Katia akhirnya jadi punya ide untuk membuka usaha penyalur pembantu yang dia beri nama Agensi Rumah Tangga. Dari sini lah lika liku Katia jadi self-employed woman dimulai.
Kesan sebagai Penonton untuk Film Agensi Rumah Tangga
Porsi Katia dan Kafka yang "just right" dalam Film
Awalnya memutuskan untuk menonton film ini karena genrenya yang komedi saja. Malah tidak punya ekspektasi bakal sampai ketawa ngakak saat menonton. Apalagi sewaktu melihat jajaran pemeran utamanya yaitu Enzy Storia dan Afgan yang notabene adalah aktris baru dalam dunia perfilman Indonesia .
Tapi ternyata akting mereka tidak mengecewakan sama sekali! Karakter Katia (Enzy) dan Kafka (Afgan) hadir sebagai pemanis yang pas di dalam cerita. Apresiasi juga buat sutradaranya yang pintar menata alur dalam artian tidak berusaha terlalu keras atau memaksakan penonton untuk berfokus ke dinamika romansa Katia dan Kafka. Porsi romansanya pas, manis, dan tidak lebay. Ah menyenangkan deh.
Inspirasi Fashion: dari Outfit Katia Sampai Style 'Corporate Girl' Sashi
Selain komedi dan jalan ceritanya, aspek fashion di film ini juga yang cukup oke menurut saya. Banyak yang suka dan bahas outfit Katia yang stylish. Tapi kalau buat saya pribadi, yang paling bikin salah fokus justru outfit-nya Sashi (diperankan oleh Fita Anggriani).
Gaya Sashi membawakan tema corporate girl dengan padu padan yang rapi, kasual, tapi tetap ada sentuhan femininnya. Warna-warnanya juga kadang gonjreng tapi masih sangat oke saat dilihat. Buat pemirsa yang suka gaya berbusana yang santai dan tetap proper buat kerja atau hangout, style Sashi di film ini bener-bener dapet banget dan bisa banget dijadikan referensi fashion sehari-hari!
Bintang Utamanya Justru Para ART dengan Kelakuan Unik masing-masing
Jujur saja selama menonton film ini fokusnya gak akan terlalu ke Katia, tapi justru ke para ART yang dia salurkan. Setiap scene ada saja komedi-komedi dari para ART yang dibimbing sama si Katia ini.
Kita akan banyak tertawa dengan kelakuan si Siti yang ganjen. Siti punya beberapa jargon yang nempel di kepala penonton seperti "syusyu" dan "syedep". Entah kenapa penonton tidak bisa benci sama si Siti saking humorisnya karakternya. Walaupun dalam dunia nyata tidak akan ada yang sudi dan rela jadi majikan karakter Siti.
Oh ya, satu lagi, semenjak ada Siti lagu Maliq & D'Essentials yang "kita bikin romantis... bikin paling romantis..." tidak pernah terdengar sama lagi. Penonton sepertinya malah jadi trauma dengan lagu ini gara-gara si Siti :D
Karakter lain yang mengocok perut? Dialah Asih. Kita akan merasa si Asih ini adalah karakter ART yang cukup relevan dengan ART menyebalkan jaman sekarang. Ketimbang jadi ART sepertinya Asih lebih berminat menjadi majikan. Sangat mengesalkan si Asih ini. Tapi dia suka dangdutan dan kebiasaannya yang ini justru yang bikin jadi lucu :D
Tentu saja ada karakter ART yang baik dan jadi contoh teladan bagi ART-ART Katia. Ialah bi Minah dan juga Marsih. Mereka tipe ART yang bisa jadi andalan bagi para pencari ART di luar sana.
ART-ART lainnya juga sangat berkesan. Tapi, dalam ulasan ini cukuplah Siti dan Asih sebagai bahan teaser agar para pemirsa jadi bisa menikmati lebih lanjut film ini di bioskop.
Selamat menonton dan semoga suka!
Film Agensi Rumah Tangga. Source: X Account Starvision